Jalan menuju kesuksesan karir

September 14, 2008 pukul 12:11 pm | Ditulis dalam tips bekerja | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Penghasilan berlipat, jabatan meningkat, bahkan menjadi ahli di bidang
kerja yang digeluti adalah impian dari setiap profesional. Untuk
mencapai semua itu, tidak bisa diraih dengan sekadar mengerjakan tugas
rutinitas di kantor. Anda memerlukan career map (peta karier), yang bisa
menjadi pembuka jalan mencapai jenjang karier berikutnya.

JANGAN SAMPAI TERSESAT
Menurut Cherry Riadi L, konsultan karier dari EXPERD, peta karier adalah
gambaran atau rencana pengembangan diri yang perlu ditempuh untuk
kemajuan karier. ?Peta karier bisa menjadi alat agar Anda lebih terarah
merealisasikan target karier di masa mendatang.?

Peta karir membuat perjalanan Anda menuju puncak bisa lebih cepat.
Pasalnya, Anda dapat mengukur potensi diri dengan mengetahui kelebihan
dan kekurangan Anda, sehingga pengembangan diri pun menjadi lebih
terarah. Anda dapat mengetahui, training dan tambahan keahlian apa yang
paling tepat untuk Anda.

Lantas, kapan waktu yang tepat membuat peta karier? Idealnya, memang
lebih baik dirancang saat baru menapaki lingkungan kerja. Tapi, menurut
Cherry, bukan berarti Anda yang sudah bekerja bertahun-tahun tidak bisa
lagi membuat peta karier. Dalam hal ini tak ada kata terlambat.
Terutama, jika merasa ada yang salah dengan pekerjaan Anda. Misalnya,
Anda baru menyadari karier Anda mentok, atau profesi yang digeluti saat
ini bukanlah pekerjaan impian Anda.

?Adanya peta karier justru bisa membuat Anda terhindar dari kelumpuhan
karier, yaitu ketika dinamika kerja seseorang sudah tidak lagi bergerak.
Tanda-tanda umum dari kondisi ini antara lain telah mendiami posisi dan
tanggung jawab kerja yang sama dan tak ada peningkatan dalam kurun waktu
terlalu lama, mulai merasa tak bergairah kerja sehingga motivasi dan
semangat meraih prestasi kerja rendah, dan cenderung melakukan kritik
terhadap lingkungan kerja,? jelas Cherry.

Ketika Anda merasa karier kurang berkembang, dan memerlukan pengembangan
diri yang bisa diperoleh dengan bergabung dalam perusahaan lain, maka
tak perlu ragu melakukannya. Jadi, bukan hanya untuk karyawan yang ingin
mencapai jenjang berikutnya di bidang sama, peta karier juga berlaku
bagi yang ingin pindah ke perusahaan lain atau ?banting setir? melakukan
alih profesi.

JADI DETEKTIF DI KANTOR
Ketika Anda memutuskan untuk membuat peta karier, yang penting adalah
menghilangkan anggapan target harus bersifat ideal, sehingga pada
praktiknya justru sulit dicapai karena kurang realistis. ?Misalnya,
dalam 0-2 tahun, Anda masuk ke entry level. Tahun ke-2 sampai ke-5,
harus masuk ke tingkat supervisory, dan seterusnya. Itu yang ideal.

Untuk membuat peta karier, Anda perlu melakukan evaluasi terhadap
kompetensi posisi, dan pekerjaan saat ini. Tuliskan dalam kertas
mengenai diri dan posisi Anda. Misalnya, Anda akan menjadi apa di satu
tahun, lima tahun, ataupun 10 tahun ke depan dengan menekuni pekerjaan,
karakteristik jabatan yang cocok, besar gaji, hingga kesempatan promosi.

Selanjutnya, carilah informasi detail yang mendukung rencana peta
karier, misalnya dengan banyak bertanya ataupun berdiskusi dengan rekan
kerja atau orang yang berkompeten dalam satu posisi tertentu yang tengah
Anda idam-idamkan.

Namun, ada kalanya muncul hambatan yang bisa mengubah peta karier Anda.
Misalnya, perusahaan sedang dalam krisis keuangan, divisi Anda
ditiadakan, atau rencana tertunda karena Anda hamil. Tak perlu kecewa,
panik, apalagi sampai hilang semangat. Tetaplah optimistis mewujudkan
peta karier yang sudah dirancang sebelumnya.
lowongan pekerjaan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: